SD Negeri 8 Atu Lintang

Final sepak bola antar SD se Kecamatan Atu Lintang Kab Aceh Tengah

Tema Gambar Slide 2

Suasana Pembelajaran di SD Negeri 8 Atu Lintang Menggunakan Tablet bantuan dari Bos Afirmasi.

Tema Gambar Slide 3

Penerimaan Tropi juara dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI .

Tema Gambar Slide 4

Lomba baris berbaris dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI

Wednesday, February 23, 2022

Contoh Pidato Bahasa Indonesia Tentang Disiplin

 

Pidato Bahasa Indonesia Tentang Disiplin


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang terhormat Bapak dan Ibu dewan juri.
Yang terhormat Bapak dan Ibu guru serta teman-teman yang saya cintai.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat-Nya sehingga pada kesempatan ini, kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat. Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia atas kerja kerasnya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu guru yang telah membimbing dengan penuh kesabaran sehingga saya dapat tampil pada lomba pidato bertema “Disiplin Dimulai dari Diri Sendiri”.

Hadirin yang saya hormati,
Disiplin itu sangat diperlukan karena dengan melakukan disiplin, kita akan mampu untuk konsisten menjalankan apapun. Sikap disiplin akan memberikan nilai dan hasil yang lebih baik.. Disiplin adalah sebuah dorongan dalam diri untuk melakukan sesuatu yang seharusnya pada waktu dan tempat yang tepat dengan cara yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Perilaku disiplin ini harus kita lakukan di rumah, sekolah, dan dimanapun kita berada. Mengapa kita harus berperilaku disiplin di sekolah? Karena untuk memelihara perilaku kita agar tidak menyimpang dan dapat mendorong kita untuk berperilaku yang sesuai dengan norma, peraturan, dan tata tertib yang berlaku di sekolah. 
Coba bayangkan apa yang terjadi jika kita tidak memiliki disiplin diri yang baik? Apalagi sebagai pelajar, jika kita tidak memiliki disiplin diri, semua kegiatan kita akan berantakan, banyak tugas yang tidak terselesaikan. Jika kita tidak bisa memanfaatkan waktu dengan baik untuk belajar, maka nilai akademik kita akan turun. Disiplin merupakan hal yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan harus dimulai dari diri kita sendiri. 

Hadirin yang berbahagia,
Kita banyak melihat contoh-contoh perilaku disiplin yang telah dilakukan seseorang, seperti tidur malam tidak lebih dari jam sembilan malam, bangun tidur selalu merapikan tempat tidurnya, tidur siang dengan teratur, belajar di kelas dengan tertib, memperhatikan guru saat menerangkan pelajaran, dan sebagainya. Selain itu, kita juga melihat banyak perilaku yang tidak disiplin seperti saat bermain sampai lupa waktu belajar, setelah bermain tidak dirapikan kembali, masih melanggar peraturan lalu lintas di jalan raya, dan banyak lagi. Marilah kita bertanya pada diri kita sendiri, sudahkah kita berperilaku disiplin? Jangan kita menyuruh orang lain untuk disiplin tetapi kita sendiri tidak melakukannya. 

Hadirin yang berbahagia,
Jika kita membiasakan disiplin di rumah dari hal-hal kecil, maka kita akan terbiasa disiplin dimana pun kita berada. Jika kita disiplin, hidup yang kita jalani akan sesuai dengan apa yang kita inginkan dan berjalan teratur karena berdisiplin berarti kita sudah melaksanakan apa yang seharusnya kita laksanakan tanpa melanggar apa yang telah ditentukan. 
Disiplin adalah kunci dari keberhasilan seseorang. Jika kita tidak disiplin, maka akan merugikan diri sendiri, dan juga orang lain. Jika kita dapat melakukan disiplin pada semua aspek kehidupan, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat, maka akan banyak manfaat yang kita peroleh, diantaranya dapat meningkatkan kualitas hidup kita. Dengan disiplin, kita dapat memanfaatkan waktu dengan baik tanpa ada waktu yang terbuang sia – sia. Jika kita berdisiplin, maka kita akan menjadi pribadi yang selalu menaati aturan serta memiliki pribadi yang berkualitas. 
Tidak ada ruginya jika kita berperilaku disiplin. Justru banyak manfaat yang kita peroleh. Dengan disiplin diri kita menjadi lebih baik, lebih percaya diri, dan lebih disegani oleh orang lain. 
  
Hadirin yang berbahagia,
Untuk menumbuhkan perilaku disiplin diri, kita harus mulai dari diri sendiri. Banyak hal yang harus kita lakukan, diantaranya bangun tepat waktu, selalu menjaga kebersihan, pulang sekolah tepat waktu, belajar setiap hari, membatasi waktu menonton televisi. Memang sulit untuk menjadi disiplin karena kita telah lama dimanjakan dengan banyak hal yang melenakan dan membuat kita nyaman dengan kebiasaan bermalas-malasan. Untuk melatih kedisiplinan, kita bisa membuat jadwal kita sehari-hari dan menempelkannya sehingga kita mempunyai jadwal pasti untuk mengerjakan tugas, menonton televisi, dan bermain.
   
Hadirin yang saya hormati,
Dari pidato ini, saya menyimpulkan bahwa disiplin sangat penting dalam kehidupan kita. Disiplin bukan hanya slogan saja, tetapi harus diterapkan dalam perilaku sehari-hari. Jika kita berdisiplin, insyaallah akan mencapai keberhasilan. Disiplin harus dimulai dari diri sendiri. Semoga kita dapat menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari.    
Demikianlah pidato dari saya. Semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih atas perhatiannya. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan.  

Wassallamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 


Contoh Pidato Bahasa Indonesia Tentang Pentingnya Pendidikan di Mata Islam

 

Pidato Bahasa Indonesia Tentang Pentingnya Pendidikan di Mata Islam


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. yang telah memberikan nikmat kepada kita, dari nikmat yang paling kecil sampai nikmat yang paling besar yaitu nikmat iman dan islam. Salawat dan salam semoga senantiasa dicurahkan kepada junjungan kita Habibana Wanabiyyana Muhammad SAW. Pada kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para juri dan MC yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyampaikan sebuah pidato. 

Hadirin yang berbahagia
Sebelum menyampaikan pidato ini, saya ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya.............. Saya sekolah di............................ kelas..........

Hadirin Rohimakumulah
Pada kesempatan yang baik ini saya akan menyampaikan sebuah pidato yang berjudul “Pentingnya Pendidikan di Mata Islam”

Hadirin yang berbahagia
Seperti yang telah kita ketahui, pendidikan sangatlah penting bagi kita semua. Penting bagi kehidupan kita di masa kini dan masa depan. Sekarang pertanyaannya adalah apa sih yang dinamakan pendidikan itu?
Pendidikan adalah sebuah proses transfer ilmu pengetahuan, nilai-nilai, budaya, agama, dan juga transfer aspek-aspek kehidupan yang lainnya. Dengan kata lain, pendidikan merupakan jembatan bagi semua aspek kehidupan kita. Dengan pendidikan, kita bisa hidup secara baik dan kita bisa berkompetisi di kehidupan ini yang hari demi hari penuh dengan tantangan. 

Hadirin yang berbahagia
Seperti yang telah saya sampaikan di awal, pendidikan sangat penting bagi kita. Jika kita ingin berhasil di kehidupan dunia ini, maka kita harus mempunyai ilmu pengetahuan. Jika kita ingin menggapai kehidupan akhirat, kita juga harus membekali diri kita dengan ilmu. Begitupun, kalau kita ingin menggapai kedua-duanya, maka kita juga harus mempunyai ilmu pengetahuan. Sebagaimana dinyatakan dalam sebuah hadits “Man aroodaddunyaa fa’alaihi bi ‘ilmi, wa man aroodal aakhirota fa ‘alaihi bi ‘ilmi, wa man aroodahumaa fa ‘alaihi bi ‘ilmi”.
Hadirin sekalian, saudara-saudaraku yang berbahagia
Di dalam agama Islam, pendidikan merupakan suatu kewajiban bagi kita semua. Kewajiban bagi kita sebagai kaum muslimin. Hal ini sejalan dengan sebuah hadits yang berbunyi “Tholabul ‘ilmi fariidhotun ‘ala kulli muslimin wamuslimatin” Yang artinya menuntut ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan. Di dalam hadits lain dinyatakan “Uthlubul ‘ilma minal mahdi ilal lahdi”. Yang berarti tuntutlah ilmu semenjak kita dalam buaian sampai akhir hayat nanti.

Hadirin Rohimakumullah
Demikianlah pidato yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan. Burung Irian burung cendrawasih, cukup sekian dan terima kasih.

Billahitaufik walhidaayah. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.



Contoh Pidato Bahasa Indonesia tentang Keutamaan dan Pentingnya Ilmu

 

Pidato Bahasa Indonesia tentang Keutamaan dan Pentingnya Ilmu

(Alhamdulillahirobbil ‘aalamiin. Wal’aaqibatu lilmuttaqiin. Walaa ‘udwaana illaa ‘aladzdzoolimiin. Washsholaatu wassalaamu ‘alaa asyrofil ambiyaai walmursaliin. Sayyidina wamaulaanaa Muhammadin. Wa’alaa aalihii washohbihii ajma’iin. Ammaa ba’du.)

Dewan juri yang arif dan bijaksana yang saya hormati
Bapak dan Ibu guru pembimbing yang saya mulyakan
Teman-temanku yang berbahagia



Hadirin Rohimakumulloh.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmat kepada kita, dari nikmat yang paling kecil, sampai nikmat yang paling besar, yaitu nikmat Iman dan Islam. Sholawat beserta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Revolusioner Islam sedunia, pendobrak kebathilan, penghancur kemunkaran, pembawa rahmat seluruh alam, yang telah membawa umat manusia dari zaman jahiliyah, yang penuh dengan kegelapan menuju alam islamiyah yang penuh dengan nuur cahaya kedamaian, yaitu baginda alam, habiibana wanabiyyanaa wamaulaanaa Muhammad SAW.

Hadirin Rohimakumulloh,

Sebelum menyampaikan pidato ini, izinkanlah saya untuk memperkenalkan diri. Karena ada pepatah bilang tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Nama saya......., saya dari ..... (asal sekolah), kelas ....

Hadirin Rohimakumulloh,

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan menyampaikan pidato dengan judul “Keutamaan dan Pentingnya Ilmu”

Hadirin Rohimakumulloh,

Seperti yang telah kita ketahui, ilmu sangatlah penting bagi kita. Ilmu sangat penting bagi kehidupan kita di masa yang akan datang. Ilmu sangatlah bermanfaat dalam menjembatani semua aspek kehidupan. Dengan ilmu, hidup akan lebih mudah. Dengan ilmu, kita akan hidup bahagia. Betul apa betul?
Hadirin Rohimakumulloh,

Seperti yang telah saya sampaikan tadi, ilmu sangatlah penting bagi kita. Barangsiapa diantara kita menginginkan kebahagiaan di dunia, maka wajib bagi kita memiliki ilmu. Jika kita ingin menghendaki kebahagiaan di akhirat, maka haruslah dengan ilmu. Dan jika kita ingin meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat, maka jawabannya adalah ilmu. Sebagaimana sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Turmudzi yang berbunyi “Man aroodaddunyaa fa’alaihi bil ‘lmi, waman aroodal aa’khirota fa’alaihi bil ‘ilmi, waman aroodahumaa fa’alihi bil ‘ilmi”.

Hadirin Rohimakumulloh,

Mencari atau menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi kita. Kewajiban yang harus kita lakukan tanpa membeda-bedakan status sosial, umur, maupun jenis kelamin. Hal ini sejalan dengan sebuah hadis “Tholabul ‘ilmi fariidhotun ‘alaa qulli muslimin wamuslimatin” yang artinya mencari ilmu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan. Hadis yang lain menyatakan “uthlubul ‘ilma minal mahdi ilal lahdi” yang artinya tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat.

Hadirin Rohimakumulloh,

Di awal muqoddimah tadi, telah saya bacakan sebuah ayat Alqur’an, yaitu surat Al-Mujadalah ayat 11 yang berbunyi Yarfa’illaahulladziina aamanuu mingkum walladziina uutul ‘ilma darojaat. Yang artinya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Ayat ini mengisyaratkan kepada kita tentang keutamaan ilmu. Ilmu dapat mengangkat derajat seseorang yang mempunyai ilmu pengetahuan.

Hadirin Rohimakumulloh,

Demikianlah pidato yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua yang mendengarkan, dan bermanfaat bagi saya pada khususnya. Jika ada kebenaran dari apa yang saya sampaikan, itu semata-mata dari Allah SWT yang Maha Benar. Tetapi jika ada kata-kata yang salah, itu semata berasal dari kelemahan saya sebagai seorang manusia. Jika ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Kalau ada umur yang panjang, bolehlah kita bertemu lagi. Burung Irian burung Cendrawasih. Cukup sekian dan terima kasih.






Contoh Pidato Tentang Berbakti kepada Orang Tua

 

Pidato Bahasa Indonesia Tentang Berbakti kepada Orang Tua




(Alhamdulillahirobbil ‘aalamiin. Wal’aaqibatu lilmuttaqiin. Walaa ‘udwaana illaa ‘aladzdzoolimiin. Washsholaatu wassalaamu ‘alaa asyrofil ambiyaai walmursaliin. Sayyidina wamaulaanaa Muhammadin. Wa’alaa aalihii washohbihii ajma’iin. Ammaa ba’du.)

Dewan juri yang arif dan bijaksana yang saya hormati
Bapak dan Ibu guru pembimbing yang saya mulyakan
Teman-temanku yang berbahagia

Hadirin Rohimakumulloh.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmat kepada kita, dari nikmat yang paling kecil, sampai nikmat yang paling besar, yaitu nikmat Iman dan Islam. Sholawat beserta salam marilah kita curahkan kepada junjungan kita, Revolusioner Islam sedunia, pendobrak kebathilan, penghancur kemunkaran, pembawa rahmat seluruh alam, yaitu baginda alam, habiibana wanabiyyanaa wamaulaanaa Muhammad SAW.

Hadirin Rohimakumulloh,

Sebelum menyampaikan ceramah ini, izinkanlah saya untuk memperkenalkan diri. Karena ada pepatah bilang tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Nama saya ………, saya berasal dari …………. (asal sekolah), kelas …..

Hadirin Rohimakumulloh,

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya akan menyampaikan ceramah dengan judul “Menggapai Ridho Allah dengan Memuliakan Orang Tua”

Hadirin Rohimakumulloh,

Pada kesempatan kali ini, sebelumnya saya ingin mengajak hadirin sekalian untuk menutup mata sejenak, lalu bayangkanlah wajah kedua orang tua kita, wajah ayah dan ibu kita. Lihatlah raut wajah dan senyum mereka. Betapa mereka begitu ikhlas membesarkan dan mendidik kita. Ketahuilah, bahwa ketika kita masih kecil, bahkan semenjak di dalam kandungan, mereka telah mencurahkan segenap kasih sayangnya kepada kita dengan penuh keikhlasan dan tanpa lelah. Ketika di dalam kandungan, dengan bersusah payah, ibu kita menjaga kita agar kita tetap sehat dan kuat. Begitu pun dengan ayah kita. Dengan cucuran keringat, ayah kita membanting tulang, mencari nafkah untuk membiayai keluarga.

Hadirin Rohimakumulloh,

Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita sebagai anaknya harus menghargai dan memuliakan kedua orang tua kita. Kita harus memperlakukan mereka dengan cara-cara yang baik.
Hal ini telah digambarkan dengan sempurna oleh Allah melalui firman-Nya dalam surat Luqman ayat 14 yang berbunyi: 



Yang artinya: “Dan kami perintahkan kepada manusia  (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun, bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu”

Hadirin Rohimakumulloh,

Lalu bagaimana cara kita ber-birrul waalidain, berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua kita? Allah SWT berfirman di dalam surat Al-Isro ayat 23, yang artinya:
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”

Hadirin Rohimakumulloh,

Bisa ditarik kesimpulan bahwa wajib hukumnya bagi kita untuk berbuat baik dan berbakti kepada orangtua. Jaga dan muliakanlah mereka. Jangan pernah menyakiti hati dan perasaaannya, karena ridho Allah terletak pada ridho kedua orang tua kita, dan murka Allah terletak pada mereka. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. “Ridhollooh fii ridhol waalidain, wasukhtullooh fii sukhtil waalidain”

Hadirin Rohimakumulloh,

Demikianlah ceramah yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua. Jika ada kebenaran, itu semata-mata dari Allah SWT. Dan jika ada kesalahan, itu semata berasal dari kelemahan saya sebagai seorang manusia. Jika ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Kalau ada umur yang panjang, bolehlah kita berjumpa lagi. Burung Irian burung Cendrawasih. Cukup sekian dan terima kasih.

Billahi taufiq walhidaayah.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Contoh Pidato Tentang Mensyukuri Nikmat Allah Swt

 

Pidato Bahasa Indonesia Tentang Mensyukuri Nikmat Allah Swt



(Alhamdulillahirobbil ‘aalamiin. Wal’aaqibatu lilmuttaqiin. Walaa ‘udwaana illaa ‘aladzdzoolimiin. Washsholaatu wassalaamu ‘alaa asyrofil ambiyaai walmursaliin. Sayyidina wamaulaanaa Muhammadin. Wa’alaa aalihii washohbihii ajma’iin. Ammaa ba’du.)


Dewan juri yang arif dan bijaksana yang saya hormati
Bapak dan Ibu guru pembimbing yang saya mulyakan
Teman-temanku yang berbahagia

Hadirin Rohimakumulloh.

Tiada untaian kata yang paling indah yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, selain untaian kata puja kepada dzat yang Maha Kuasa, puji ke hadirat Ilahi Robbi, serta syukur kepada Allah yang Maha Ghofur yang telah melimpahkan curahan nikmat dan karuniaNya kepada kita, laksana curahan hujan yang turun ke bumi teramat banyak dan tak kan sanggup kita menghitungnya. “Waing ta’udduu ni’matallaahi laa tuhsuuhaa”.

Sholawat dan salam marilah kita curahkan kepada junjungan kita, Revolusioner Islam sedunia, pendobrak kebathilan, penghancur kemunkaran, pembawa rahmat seluruh alam, yaitu baginda alam, habiibana wanabiyyanaa wamaulaanaa Muhammad SAW.

Hadirin Rohimakumulloh,

Sebelum menyampaikan pidato ini, izinkanlah saya untuk memperkenalkan diri. Karena ada pepatah bilang tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Nama saya …………., saya berasal dari …………..(asal sekolah), kelas …..

Hadirin Rohimakumulloh,

Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkanlah saya untuk menyampaikan pidato dengan judul Mensyukuri Nikmat Allah Swt

Hadirin Rohimakumulloh,
Berbicara tentang nikmat Allah, paling tidak ada 2 perkara yang harus kita ketahui sebagai hamba Allah Swt.
Yang pertama, siapa yang memberikan nikmat? Ada yang tahu?
Yang memberi nikmat tentu saja adalah Allah Swt. Allah-lah yang berkuasa untuk menambahkan atau mengurangkan nikmat yang ada pada diri manusia. Jika Allah berkehendak untuk menambahnya, maka tidak akan ada seorang pun yang dapat menolaknya. Begitupun sebaliknya. Jika Allah berkehendak untuk mencabut nikmat yang ada pada manusia, maka tidak akan ada seorangpun yang mampu mempertahankannya. Mengapa demikian? Karena Iradatullah fauqo irodah, kehendak Allah di atas segala kehendak. Man proposes, God disposes, manusia hanyalah bisa berencana, namun keputusannya terletak pada keputusan Allah Swt.

Hadirin Rohimakumulloh.

Lalu yang kedua, yaitu sikap orang yang menerima nikmat Allah Swt.
Sikap manusia dalam menerima nikmat Allah tidak lah sama. Ada orang yang menerima nikmat Allah namun dia tidak ingat siapa yang memberi nikmat tersebut. Dia tidak sadar bahwa yang memberi nikmat itu adalah Allah Swt. Padahal motor yang dipakainya made in Amerika Serikat, mobilnya mewah mengkilat, rumahnya bertingkat empat, emasnya 24 karat, di giginya ada jemuran berkawat, mau apa pun tinggal menyuruh bodyguard. Tapi sayang seribu kali sayang, mereka tidak pernah ingat akan akhirat. Betul apa betul?

            Sebaliknya, ada pula orang yang ketika menerima nikmat dari Allah Swt ia ingat siapa yang memberi nikmat kepadanya, sehingga ia senantiasa mengucapkan kalimah-kalimah baik dan ucapan rasa syukur. Selain itu, ia senantiasa mengucapkan lapaz pujian Alhamdulillahi robbil ‘alamiin. Orang yang seperti ini pasti akan ditambah nikmatnya oleh Allah Swt. Sebagaimana firman Allah Swt dalam surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi:


Yang artinya: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih

            Hadirin Rohimakumuloh.
Dari uraian di atas, dapat lah kita tarik kesimpulan.
Pertama, marilah kita mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita dengan jalan mentaati segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya.

Yang kedua, berdasarkan surat Ibrahim ayat 7, manusia akan ditambah nikmatnya jika ia bersyukur. Namun sebaliknya,ia akan mendapatkan azab, jika ia tidak pandai bersyukur kepada Allah Swt.

Hadirin Rohimakumulloh,
Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan. Jalan-jalan ke Pulau Bintan, tidak lupa membeli topi. Mohon maaf atas segala kekhilafan, lain waktu kita berjumpa lagi.

Billahi taufiq walhidaayah. Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.