SD Negeri 8 Atu Lintang

Final sepak bola antar SD se Kecamatan Atu Lintang Kab Aceh Tengah

Tema Gambar Slide 2

Suasana Pembelajaran di SD Negeri 8 Atu Lintang Menggunakan Tablet bantuan dari Bos Afirmasi.

Tema Gambar Slide 3

Penerimaan Tropi juara dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI .

Tema Gambar Slide 4

Lomba baris berbaris dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI

Friday, January 28, 2022

MATERI TEMA 7 SUB 2 KELAS 6

 



Tema 7 Kelas 6 Subtema 2 Kepemimpinan


Postingan ini kami akan membagikan tentang Rangkuman Tema 7 Kelas 6 Subtema 2 Kepemimpinan  Pada subtema 2 dari tema Kepemimpinan ini dengan subtema Pemimpin Idola. Kami akan membahas untuk adik adik materi di tiap tiap muatan pelajaran yang terdapat pada kelas 6 tema 7 Kemimpinan ini

Materi PPKn Kelas 6 Tema 7

Nilai nilai yang terkandung di dalam sila ketiga Pancasila “Persatuan Indonesia” di antaranya:

a. mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
b. mengembangkan sikap persatuan Indonesia atas dasar bhineka tunggal ika.
c. Mau dan rela berkorban untuk kepentingan tanah air, bangsa dan negara jika dibutuhkan.
d. meningkatkan rasa bangga kepada bangsa dan negara.
e. meningkatkan rasa cinta kepada bangsa dan juga tanah air.

Beberapa contoh sikap yang mencerminkan pengamalan sila ketiga Pancasila di sekolah, antara lain:

a. rela berkorban demi kepentingan bersama dan sekolah.
b. mengedepankan sikap cinta tanah air dengan giat belajar dan mengikuti pelajaran dengan sungguh sunngguh.
c. Tidak membeda-bedakan saat bergaul di sekolah.
d. Mau mempelajari budaya sendiri dan kebudayaan daerah teman yang berbeda.
e. bergotong royong membersihkan kelas dan lingkungan sekolah.

Nilai nilai yang terkandung di dalam sila keempat Pancasila “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan, antara lain:

a. mengutamakan musyawarah mufakat untuk menyelesaikan masalah yang menyangkut kepentingan bersama.
b. musyawaraf mufakat yang dilandasi semangat kekeluargaan.
c. Setiap keputusan yang diambil harus bisa dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.
d. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
e. Menerima keputusan musyawarah dan melaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
f. Di dalam musyawarah mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Beberapa contoh kegiatan yang dilakukan dengan musyswarah di lingkungan, antara lain:

a. menentukan tujuan wisata sekolah.
b. memilih ketua kelas.
c. pembagian tugas piket.
d. menjenguk teman yang sakit.
e. menentukan kegiatan perayaan hari ulang tahun sekolah.

Alasan bagaimana keputusan bersama harus diambil menurut nilai nilai sila keempat Pancasila, yaitu keputusan yang diambil atas dasar musyswarah mufakat yang diperolah dari hasil muyawarah.

Contoh sikap yang mencerminkan gotong royong sebagai upaya menjaga persatuan dan kesatuan, yaitu:

a. Membersihkan kelas dan lingkungan secara bersama sama dengan pembagian tugas yang adil.
b. menyiram dan membersihkan kelas sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama.
e. membuat makanan bersama untuk dibawa saat menjenguk teman yang sakit.

Beberapa penerapan nilai nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

a. selalu menghormati teman atau tetangga yang berbeda suku, ras, dan agama dengan kita.
b. bersedia membentu teman yang sedang mengalami kesulitan.
e. berteman kepada siapa tanpa pilih pilih atau membeda bedakan.

Manfaat dari menerapkan nilai persatuan dan kesatuan untuk diri sendiri, yaitu:

a. mempunyai teman yang banyak.
b. dihormati teman.
c. hati menjadi nyaman karena terhindar dari permusuhan.

Manfaat dari dari menerapkan nilai persatuan dan kesatuan untuk lingkungan sekitar, yaitu:

a. meningkatnya rasa solidaritas.
b. terjalin kebersamaan dan kekeluargaan terjalin dengan baik.
c. meningkatnya rasa kekeluargaan.
d. lingkungan menjadi tentram dan kondusif.

Rancangan Konsep Pidato Tema 7 Kelas 6

Pidato adalah suatu kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyatakan pendapat atau pun memberikan penjelasan mengenai suatu hal.

Sebelum melakukan kegiatan pidato biasanya pembicara akan mempersiapkan naskah pidato terlebih dulu. Dan berikut ini urutan dari teks pidato, antara lain:

1. Salam Pembuka

Salam pembuka biasanya berisikan kalimat sapaan, seperti Assalamu ‘alaikum, selamat pagi, selamat sore dsb.

2. Pendahuluan atau Pembukaan

Biasanya dalam bagian pendahuluan ini berisikan topik permasalahan yang akan di bahas.

3. Inti

Pada bagian inti ini berisikan pembahasan topik secara rinci dan lengkap. Terkadang berisi tentang ajakan atau rayuan/bujukan yang dipakai untuk mengajak pendengar melakukan kegiatan yang diharapkan oleh pembicara.

4. Penutup

Biasanya berisikan rangkuman atau intisari dari topik yang telah disampaikan.

5. Salam Penutup

Berisikan tentang salam penutup seperti terima kasih atau Wassalamu ‘alaikum dsb.

Beberapa langkah persiapan pidato, antara lain:

a. mengetahui jenis pidato dan temanya.

b. menyiapkan bahan dan perlengkapan pidato.

c. mengetahui durasi waktu yang ditentukan.

d. berlatih agar mengurangi rasa gugup dan grogi.

Rangkuman Tema 7 Kelas 6 Subtema 2 IPA

Pada masa pubertas, produksi horman dalam tubuh meningkat. Pada kondisi seperti ini mengakibatkan produksi keringat juga meningkat karena kelenjar keringat bekerja lebih aktif.

Meningkatnya produksi hormon reproduksi menyebabkan kelenjar minyak dan kelenjar keringat bekerja lebih aktif. Sehingga produksi keringat menjadi berlebih jika wajah tidak dibersihkan secara benar dan rutin bisa mengakibatkan timbulnya jerawat.

Baca Juga:

rangkuman tema 8 kelas 6 bumiku klik di sini

rangkuman tema 9 kelas 6 klik di sini

Beberapa akibat dari aktifnya kelenjar minyak dan kelenjar keringat antara lain:

a. munculnya jerawat.
b. timbul bau tak sedap
c. mengakibatkan masalah kulit, seperti: panu, kadas, kurap dsb.

Beberapa cara menyikapi pubertas yang tepat, antara lain:

a. menjaga kebersihan diri sendiri atau tubuh.
b. menjaga kesehatan makanan yang dikonsumsi.
c. rajin berolahraga.
d. lebih berhati hati dalam bergaul dengan lawan jenis.
e. memilih bacaan yang sesuai dengan umur kita.
f. lebih mendekatkan diri pada sang Pencipta dengan rajin beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
g. menghindari tontonan yang tidak pantas ditonton.

Beberapa cara menjaga kesehatan organ reproduksi, antara lain:

a. membersihkan kemaluan saat selesai buang air kecil maupun besar.
b. memakai pakain dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat, contohnya: berbahan katun, satin dan wool merino. Hindari dari bahan nilon karena kurang bagus dalam menyerap keringat.
c. mengganti celana dalam minimal 2 kali dalam sehari.
d. menjaga area kemaluan agar tetap kering. Jika area kemaluan lembab maka akan menyebabkan permasalahan kesehatan terutama kesehatan kulit.

Manfaat laki laki disunat atau dikhitan salah satunya mencegah terjadinya penularan penyakit menular, salah satunya kanker di bagian kemaluan.

Cara menjaga kebersihan dan kesehatan alat reproduksi pada wanita yang sedang haid atau menstruasi, antara lain dengan:

  • menggunakan pembalut dengan bahan yang lembut,
  • mengganti pembalut setiap terasa lembab, minimal mengganti 4 kali dalam sehari.
  • membersihakan kemaluan secara rutin
  • memastikan tangan bersih dan higenis sebelum dan sesudah mengganti pembalut.
  • menggunakan pakaian dalam yang berbahan mudah menyerap keringat.
  • bijak dalam menggunakan pembersih kemaluan.

Materi IPS Kelas 6 Tema 7

Indonesia turut bergabung menjadi anggota ASEAN dan ikut berperan serta di dalamnya, baik dalam bidang sosial budaya, politik, keamanan dan pertahanan. Salah satu keikutsertaan Indonesia dalam bidang sosial budaya adalah dengan ikutnya Indonesia dalam pembentukan ASEAN Ministerial Meeting on Women (AMMW). ASEAN Ministerial Meeting on Women ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama pemajuan dan perlindungan hak perempuan.

Beberapa peranan Indonesia dalam penegakan hak asasi manusia (HAM) dalam lingkup ASEAN, antara lain:

a. menyampaikan gagasan akan pentingnya penegakan HAM.

b. Mengajak negara anggota ASEAN yang lain untuk lebih memperhatikan HAM dengan diingatkan untuk mematuhi norma terkait HAM sesuai dengan peraturan di negaranya.

Beberapa peranan Indoensia dalam kegiatan kebudayaan di Internasional, yaitu :

  • Indonesia aktif dalam mengikuti kegiatan kebudayaan dengan mengirim tim kesenian untuk mengikuti dan mempromosikan kesenian dan budaya Indonesia ke berbagai negara.

Peranan Indonesia dalam kerjasama bidang kemanusiaan, yaitu:

mengirim bantuan ke negara negara yang ditimpa bencana alam maupun konflik, contohnya :

  • Indonesia mengirim bantuan ke korban topan di Haiyan Filiphina, mengirim bantuan kemanusian di Gaza Palestina. Umumnya bantuan yang dikirim berupa bahan makanan, obat obatan, pakaian dan tenaga medis.

Materi SBdP Kelas 6 Tema 7

Di Indonesia terdapat berbagai jenis tari. Ada tari daerah dan ada juga tari kreasi modern. Berdasarkan banyaknya penari yang memperagakan, tarian dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:

a. Tari tunggal tarian yang ditarikan oleh seorang penari saja.
b. Tari berpasangan, yaitu tarian oleh beberapa penari yang berpasang-pasangan.
c. Tari kelompok, tari yang ditarikan oleh banyak penari.

Adapun contoh tari daerah berpasangan di Nusantara antara lain:

a. Tari Payung

  • Tari payung berasal dari daerah Sumatra Barat.
  • Seperti dengan namanya, tari payung menampilkan tarian yang memakai properti payung.
  • Tari payung biasanya dibawakan oleh 3 sampai 4 pasangan penari.
  • Kostum yang digunakan penari laki laki pada tari payung antara lain: baju kecak musang, songkok, dan kain saping.
  • Kostum penari perempuan pada tari payung, antara lain: satu stel kebaya labuh, ikat pinggang, selendang dan kain songket.

b. Tari Serampang Dua Belas

  • Tari Serampang dua belas terkenal di daerah Sumatra Utara.
  • Dan Tari Serampang dua belas biasanya ditarikan secara berpasangan sejenis atau penari putra dengan putri.
  • Tarian serampang dua belas diciptakan oleh Saudi.

c. Tari Legong

  • Tari legong berasal dari daerah Bali.
  • Untuk tarian legong biasanya ditarikan sepasang penari yakni 2 penari wanita.
  • Salah satu properti tari legong yakni kipas.
  • Tarian ini digunakan untuk ritual persembahan dan pada mulanya tarian ini hanya boleh ditarikan oleh gadis yang belum mengalami mestruasi. Namun sekarang tarian ini sebagai media hiburan.

d. Tari Janger

  • Tari Janger merupakan tari berpasangan dari daerah Bali.
  • Untuk tarian ini biasanya ditarikan oleh 5 pasang penari, yang terdiri dari 5 penari pria (kecak) dan 5 penari wanita (Janger).
  • Tarian ini berkisah tentang kisah dari Arjuna wiwaha, Sunda Upsada.

e. Tari Piring

  • Tari piring berasal dari daerah Sumatra Barat.
  • Jenis tarian ini termasuk tari pertunjukkan yang mengisahkan kegembiraan atas hasil panen para petani.
  • Akan tetapi sekarang tarian ini lebih sering ditarikan pada acara resepsi pernikahan.

Rangkuman Tema 7 Kelas 6 Subtema 2 SBdP

f. Tari Ketuk Tilu

  • Tarian ini berasal dari jawa Barat,
  • Sebenarnya tari ketuk tilu merupakan cikal bakal dari tarian Jaipong.
  • Tari kethuk tilu ditarikan oleh beberapa penari dengan ciri khas berupa gerakan yang dinamis dan saling mengisi antara penari tersebut.
  • Musik pengiringnya adalh 3 buah tilu atau bonang.

Selain tarian di atas masih ada lagi tari kreasi daerah berpasangan yang lainnya, antara lain:

a. Tari Jaipong
b. Tari Saman
c. Tari Bedhaya
d. Tari Remo
e. Tari garuda Nusantara
f. tari Zapin
g. tari Wireng
h. Tari Merak
i. Tari gambyong
j. tari PPendet
k. Tari Prawiroguno
l. Tari Golek Menak
m. Tari Cakalele
n. Tari Regol Gunungsari.

Beberapa unsur tari antara lain:

a. Gerakan, merupakan salah satu unsur utama dari tari.
b. Tema
c. Iringan
d. Setting Panggung
e. Tata Busana atau kostum
f. Tata rias
g. properti, perlengkapan tari.
h. tata lampu

Demikianlah sedikit ulasan dari kami tentang rangkuman materi tema 7 kelas 6 subtema 2 kepemimpinan. Semoga pembahasan ini bermanfaat untuk adik adik dalam belajar. Terima kasih.


Tuesday, January 18, 2022

Materi tema 7 sub tema 1 kelas 6

 


Materi PKn Tema 7 Kelas 6

Untuk mengawali pembahasan kita tentang materi kepemimpinan kelas 6 kita bahas materi PKn Tema 7 Kelas 6. Pada subtema 1 ini dengan materi pokok kepimpinan, sifat sifat yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin dan nilai yang terkandung pada sila kedua Pancasila.

Pemimpin adalah seseorang yang memimpin orang lain maupun organisasi demi mencapai tujuan bersama.

Beberapa pemimpin di sekitar kita, antara lain:

  • Ayah pemimpin dalam sebuah keluarga.
  • Ketua RT pemimpin dalam lingkungan Rukun Tetangga (RT).
  • Ketua RW pemimpin dalam lingkungan Rukun Warga (RW).
  • Kepala Desa pemimpin sebuah desa.
  • Lurah pemimpin sebuah kelurahan.
  • Camat pemimpin sebuah kecamatan.
  • Bupati sebagai pemimpin sebuah kabupaten.
  • Walikota sebagai pemimpin sebuah Kota Madya.
  • Gubernur sebagai pemimpin sebuah propinsi.
  • Presiden sebagai pemimpin sebuah Negara.
  • Ketua Kelas sebagai pemimpin siswa di kelas.

Beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin antara lain;

  • Berkapasitas dalam membuat keputusan
  • Berpengetahuan luas, baik teoritis ataupun efektif
  • Bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa
  • Bisa jadi anggota kelompok yang baik
  • Memiliki sifat adil, jujur, arif dan bijaksana
  • Memiliki sifat prosfektif
  • Mempunyai fisik yang kuat
  • Mempunyai inteligensi yang tinggi
  • Mempunyai kestabilan emosi yang tinggi
  • Percaya diri
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tegas dan memiliki inisiatif

Bunyi Sila kedua dalam Pancasila adalah “Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab”memiliki kandungan nilai nilai kemanusiaan, mempunyai makna jika seluruh bangsa Indonesia diakui dan harus diberlakukan sebagaimana mestinya seperti harkat martabatnya sebagai makhluk hidup.

Adapun materi nilai-nilai pancasila tema 7 bisa dipelajari berikut ini. Nilai sila ke-2 Pancasila ini didasari pada pengakuan jika semua manusia mempunyai derajat, martabat, hak dan kewajiban yang sama.

Adapun arti atau makna yang terkandung di dalam sila ke-2, yaitu seperti berikut :

  • Mengakui dan juga memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai Makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
  • Rajin melakukan kegiatan kemanusiaan.
  • Berani membela kebenaran dan keadilan.
  • Mengembangkan sikap tidak semena-mena kepada orang lain.
  • Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa selira.
  • Mengembangkan sikap saling menghormati dan mencintai sesama.
  • Mengakui persamaan derajat, hak serta kewajiban setiap manusia tanpa membeda bedakan suku ras, agama dan keturunan.
  • Menjunjung tinggi nilai nilai kemanusiaan.

Materi Bahasa Indonesia

Untuk ringkasan materi tema 7 kelas 6 SD bahasa Indonesia kita mempelajari tentang isi teks pidato, tujuan dari pidato, hal hal yang perlu dipersiapkan dalam pidato, kerangka teks pidato dan juga ciri ciri pidato yang baik.

Pidato adalah kegiatan berbicara di depan umum untuk memberi opini, pendapat atau gambaran tentang suatu hal baik dengan teks maupun tanpa teks.

Beberapa tujuan dari pidato, antara lain:

a. sebagai sarana informatif.
b. sebagai sarana rekreasi/menghibur.
c. sebagai sarana untuk mengajak pendengar untuk melakukan suatu hal

Beberapa teknik penyajian berpidato yang baik antara lain:

1. Memakai bahasa yang simpel dan mudah dimengerti pendengar.
2. Memakai ilustrasi dan contoh yang memudahkan pendengar dalam pahami ide yang abstrak jika dibutuhkan.
3. Memberikan penekanan dengan cara mengadakan ragam dalam gaya berpidato.
4. Mengordinasikan materi sajian dengan urut dari hal mudah ke hal yang rumit.
5. Menghindari pemakaian kalimat yang membingungkan (ambigu) dan berlebihan.
6. Materi pidato disajikan dengan urutan yang tepat dan jelas.
7. Memberikan rangkuman butir-butir yang perlu, baik selama penyajian atau di akhir penyajian pidato.
8. Menggunakan variasi suara dalam memberikan penekanan pada beberapa hal yang dianggap penting.
9. Kejelasan lafal, intonasi, suara, dan sikap yang tepat supaya pendengar tidak jemu atau berkesan monoton.
10. Membuat dan mengajukan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman pendengar, ketertarikan pendengar, atau sikap pendengar, bila diperlukan.
11. Memakai volume suara, kecepatan bicara secara beragam.
12. Memakai bahasa tubuh yang tepat untuk mendukung komunikasi dengan pendengar.

Beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum pidato, antara lain:

1.menyiapkan mental dan menyesuaikan keadaan saat kita melakukan pidato nanti.
2. Tentukan Maksud atau tujuan berpidato.
3. Memilih dan mengemukakan pokok utama dalam menyampaikan pidato
4. Menganalisa pendengar dan kondisi saat melaksanakan pidato.
5. Mengumpulkan bahan yang bisa menjadi kata kunci dalam menyampaikan pidato, misalnya: membaca buku, bertanya ke yang pakar atau berupa pengalaman pribadi.
6. membuat kerangka pidato.
7. Mencoba Merinci atau mengembangkan kerangka pidato secara mendalam.
8. Rajin berlatih agar tidak gugup saat berpidato nanti.

Atau lebih singkatnya sebagai berikut:

a. menentukan tema
b. mengumpulkan bahan pidato
c. menyusun kerangka pidato
d. mengembangkan atau menulis isi pidato
e. berlatih berpidato.

Tata urutan yang benar dalam naskah pidato, antara lain:

a. salam pembuka
b. pembukaan
c. isi pidato
d. penutup
e. salam penutup

Ciri ciri pidato yang baik, antara lain:

a. memiliki tujuan yang jelas.
b. isi pidato berupa informasi yang nyata atau berupa fakta.
c. cara penyajian pidato sesuai dengan pendengarnya.
d. penyajian pidato jelas dan menarik.
e. menggunakan intonasi, lafal dan volume yang jelas.

Dalam menyampaikan pidato harus memperhatikan artikulasi. Artikulasi adalah kejelasan dalam pelafalan setiap kata pada saat pembacaan teks pidato. Jika artikulasi benar maka pendengar akan mengerti isi pidato yang disampaikan.

Beberapa informasi yang perlu diidentifikasi dalam menggali isi teks pidato, di antaranya:
a. pembicara pidato.
b. pendengar pidato.
c. tempat diselenggarakan pidato.
d. kondisi saat kegiatan pidato.

Materi IPA Tema 7 Kelas 6

Sedangkan ringkasan materi IPA tema 7 kelas 6 ini mempelajari tentang ciri ciri pubertas pada laki laki dan perempuan serta cara menyikapi masa pubertas yang benar. Untuk materi selengkapnya bisa dibaca berikut ini.

Perubahan psikis, fisik, sekaligus pematangan fungsi reproduksi terjadi pada masa pubertas.Pematangan fungsi organ reproduksi pada laki laki berupa peristiwa mimpi basah, sedangkan pada perempuan mulai mengalami menstruasi pertama.

Cara menyikapi masa pubertas yang benar antara lain:

a. semakin rajin menjaga kebersihan tubuh, utamanya organ reproduksi.
b. mengkonsumsi makanan sehat.
c. rajin berolahraga.
d. berhati hati dalam bergaul dengan lawan jenis.
e. memilih bacaan maupun tontonan yang sesuai dengan usia kita.
f. Rajin beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan kita.

Alasan mengapa pada masa pubertas sering mengalami jerawat, yaitu pada masa pubertas produksi minyak di wajah semakin meningkat. Apabila kondisi seperti ini tidak diimbangi dengan rajin membersihkan wajah maka wajah kita mudah berjerawat.

Muatan IPS Kelas 6 Tema 7

Pada rangkuman materi tematik kelas 6 tema 7 ini kurang lebih kita akan disuguhi materi tentang negara anggota ASEAN dan peran serta Indonesia dalam kancah atau lingkup Asia Tenggara. Selain itu kita juga akan mempelajari komoditas dari negara negara anggota ASEAN tersebut.

Perhimpunan Negara Negara Asia Tenggara (ASEAN) didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 dengan ditandai dengan Deklarasi Bangkok.

5 Negara pemrakarsa berdirinya ASEAN, antara lain:

a. Indonesia diwakili Adam Malik.
b. Malaysia diwakili Tun Abdul Razak
c. Thailand diwakili Thanat Khoman
d. Singapura diwakili S. Rajaratnam
e. Philipina diwakili Narsisco Ramos

Jumlah negara anggota ASEAN adalah 10 negara. Lambang organisasi ASEAN berupa seikat padi dengan jumlah sama banyaknya dengan banyak negara anggota.

Beberapa peran Indonesia dalam ASEAN antara lain:

a. Menfasilitasi perdamian antara Pemerintah Philipina dengan Gerakan Pembebasan Moro.
b. Sebagai penggagas Komunitas Keamanan ASEAN.
c. Sebagai pemrakarsa berdirinya ASEAN.
d. Penyelenggara Konferensi KTT I di Denpasar Bali pada tanggal 23 sd 24 Februari 1976.

Barang barang yang diekspor Indonesia ke luar negeri, antara lain:

a. ukiran
b. kayu
c. tekstil
d. ikan
e. rempah rempah
f. bahan makanan
g. hasil pertanian.

Barang barang yang diimpor Indonesia dari luar negeri, antara lain:

a. mobil dan sepeda motor
b. barang elektronika
c. bahan kimia

Sumber daya alam yang menjadi keunggulan negara negara ASEAN, antara lain:

a. Indonesia : kopi, kelapa sawit, teh, karet, emas, timah, gas alam, tebu, tembakau, lada putih, biji logam, kayu lapis dan LPG.
b. Brunei Darussalam : minyak bumi, gas alam, kelapa sawit dan karet serta kelapa.
c. Thailand : beras, teh, karet, bauksit, minyak bumi, emas, gas alam.
d. Singapura : bidang jasa yang meliputi bidang perbankan, pendidikan, perdagangan, kesehatan.
e. Malaysia : kelapa sawit, teh, karet, minyak bumi, gas alam, emas dan bauksit.
f. Laos : hasil pertanian, emas, tembaga, kayu dan tekstil, kayu jati, cendana.
g. Vietnam : beras, kedelai, teh, kopi, minyak bumi dan batu bara.
h. Philipina : kelapa, tebu dan nikel.

Materi SBdP Kelas 6 Tema 7

Untuk materi SBdP kelas 6 tema 7 Kepemimpinan ini kita akan belajar tentang materi musik, baik tempo dan interval nada. Selain itu juga ciri ciri dari tangga nada diatonis mayor dan minor. Berikut ini materi SBdP selengkapnya.

Musik adalah serangkaian jumlah nada yang disusun dan dinyanyikan secara urut dan teratur.
Tangga nada dibedakan menjadi 2, yakni tangga nada pentatonis ( memiliki 5 nada dasar ) dan tangga nada diatonis ( memiliki 7 nada dasar ).

Tangga nada diatonis dibedakan menjadi 2 yakni:

a. tangga nada mayor, yaitu tangga nada yang terdiri dari tujuh nada dasar dan memiliki 2 interval yaitu 1 dan 1/2. Ciri ciri tangga nada mayor antara lain:
– memiliki interval 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1 – 1/2
– Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada do.
– Biasanya bersifat semangat dan riang gembira.

b. Tangga nada minor dengan ciri ciri:
– memiliki interval nada 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1
– biasanya diawali dengan nada A (a).
– Biasanya bersifat sedih atau kesedihan.

Fungsi dari simbol pada teks lagu adalah agar mudah dalam menyanyikan.

Lagu Butet berasal dari Tapanuli, Sumatra.
Lagu Ibu Kita Kartini memiliki tempo 4/4 merupakan ciptaan dari WR Supratman.
Lagu Si Patokan memili tempo 2/4 yang artinya tiap birama terdiri atas 2 ketukan.

Demikianlah pembahasan kita untuk postingan kali ini. Kami yakin rangkuman yang kami bagikan ini sangat jauh dari sempurna. Namun kami berharap sedikit rangkuman materi tema 7 kelas 6 bisa bermanfaat. Terima kasih

Sunday, January 16, 2022

Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 6 subtema 3 Masyarakat sejahtera negara kuat

 


Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 6 subtema 3 Masyarakat sejahtera negara kuat Muatan pelajaran PPKN

Tanggung jawab dapat diartikan sebagai prwujudan kesadaran dan kewajiban. 

Contoh pelaksanaan tanggung jawab sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari :

1. Memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
2. Menjaga nama baik negara Indonesia dimata dunia sebagai negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, serta makmur dengan tidak membuat kerusuhan.
3. Bagi para pelajar dengan belajar giat untuk meraih cita-cita mewujudkan warga bangsa yang cerdas.
4. . Saling menghargai dan menjunjung tinggi sikap toleransi. 
5. Menjaga kerukunan dan solidaritas antar warga negara satu sama lain.
6. Saling tolong menolong antarsesama warga tanpa membedakan perbedaan

Pelaksanaan tanggung jawab yang tidak dilaksanakan dengan benar akan menimbulkan dampak negatif bagi kesejahteraan dan kehidupan masyarakat.

Salah satu bentuk tanggung jawab yang berdampak pada semakin kuatnya suatu negara adalah menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

Dampak positif pelaksanaan tanggung jawab

1. Modal pembangunan bangsa melalui pajak
2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat'
3. Semakin kuat nya negara melalui peningkatan persatuan dan kesatuan
4. Terciptanya kerukunan dalam masyarakat

Hubungan antara pelaksanaan tanggung tanggung jawab sebagai warga negara dan dampak yang ditimbulkan, antara lain:

a. melaksanakan kewajiban membayar pajak berdampak pada berlangsungnya pembangunan bangsa.

b. saling membina kerukunan di antara warga masyarakat, antar pemeluk agama, suku, ras dan budaya berdampak terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan damai serta ketentraman bagi masyarakat.

c. Mengembangkan sikap kekeluargaan dan gotong royong berdampak pada terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai dan tentram.

d. Memanfaatkan sumber daya alam sesuai kebutuhan berdampak pada sumber daya alam menjadi terjaga.


Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 Tema 6 Subtema 3

Pada rangkuman materi bahasa indonesia kelas 6 sd tema 6 subtema 3 ini membahas tentang menggali informasi yang terdapat di dalam teks nonfiksi.

Hal yang pertama dilakukan dalam menentukan gagasan utama yaitu membaca seluruh kalimat di dalam paragraf.

Kita bisa menentukan informasi penting berdasarkan ide pokok. Ide pokok bisa ditemukan pada kalimat utama. Dan kalimat utama terletak di awal atau akhir setiap paragraf.

Tujuan menyajikan peristiwa penting dalam bentuk peta pikiran adalah mempermudah memperoleh informasi.

Informasi penting di dalam teks nonfiksi dapat ditemukan dengan menjawab pertanyaan berupa kata tanya.

Sedangkan kalimat yang menerangkan kalimat utama disebut kalimat penjelas.

Berikut ini langkah langkah dalam menentukan gagasan utama, antara lain:

1. Membaca setiap paragraf secara cermat.

2. Menandai kalimat awal, akhir atau kalimat awal dan akhir paragraf.

3. Menandai gagasan utama yang terdapat di awal, akhir atau pada kalimat awal atau akhir pada paragraf.

4. Mengubah kalimat utama dan kalimat penjelas menjadi kalimat yang lebih inti/pokok.

Jenis jenis paragfraf berdasarkan letak gagasan utama

Paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf dan diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas untuk mendukung gagasan utama.

Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada bagian akhir.

Paragraf deduktif-induktif adalah paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada bagian awal dan akhir paragraf.

Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 6 subtema 3 Masyarakat sejahtera negara kuat Muatan pelajaran IPA

Pubertas adalah merupakan suatu tahap perkembangan seorang anak menjadi dewasa yang berkaitan dengan kematangan organ-organ reproduksinya.
Sebagian besar anak perempuan memulai masa puber ketika mereka berusia antara 8 sampai 13 tahun. Sementara pada anak laki-laki, pubertas akan dialami saat mereka memasuki usia 10 hingga 16 tahun.

Ciri-ciri pubertas pada perempuan

1. Tumbuhnya payudara
2. Mulai tumbunya rambut tipis di sekitar ketiak dan kemaluan
3. Mengalami menstruasi
4. Pinggul melebar
5. Tinggi badan bertambah
6. Terbentuknya hormon esterogen
7. Mulai tumbuh jerawat

Ciri-ciri pubertas pada laki-laki

1. Tumbuh jakun
2. Mulai tumbunya rambut tipis di sekitar ketiak dan kemaluan
3. Tumbuh kumis
4. Suara mulai berubah
5. Dada menjadi lebih bidang
6. Terbentuknya hormon testosteron
7. Tinggi badan bertambah
8. Mulai tumbuh jerawat

Perbedaan masa kanak-kanak dengan masa pubertas, antara lain:

  • Terdapat perbedaan pada aktifnya sejumlah hormon, terutama hormon pada organ reproduksi, seperti tetosteron dan estrogen.

Persamaan masa kanak kanak dengan masa pubertas, antara lain:

  • Beberapa ciri ciri biologis pada anak anak masih sama pada masa pubertas, seperti: warna kulit, bentuk rambut, kuku dan sebagainya.

Materi IPS Kelas 6 Tema 6 Menuju Masyarakat Sejahtera

Pada materi IPS tema 6 kelas 6 ini membahas tentang upaya mengisi kemerdekaan.

Beberapa upaya mengembangkan kehidupan kebangsaan menuju masyarakat sejahtera, antara lain:

a. Pemerataan pembangunan sampai ke penjuru negeri tidak hanya pada kota saja melainkan hingga ke pelosok negeri.

b. Saling menghormati antar individu meskipun berbeda pendapat.

c. Mengedepankan sikap toleransi antar individu atas perbedaan masing masing.

d. Memperbanyak lapangan kerja demi mengurangi pengangguran.

e. Memperbaiki fasilitas umum agar para pemakainya menjadi lebih nyaman,

f. Membayar pajak tepat waktu yang nantinya untuk membiayai pembangunan di penjuru negeri.


Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 6 subtema 3 Masyarakat sejahtera negara kuat Muatan pelajaran SBDP

Reklame adalah suatu karya seni rupa yang bertujuan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan atau menawarkan produk (sesuatu berupa barang atau jasa) kepada konsumen. Reklame dibuat menarik, sehingga orang yang melihat ingin mengetahui informasi yang disampaikan, tertarik dengan ajakan yang disampaikan, dan ingin memiliki, menggunakan, atau membeli barang yang ditawarkan.

Ada bermacam-macam reklame. Ditinjau dari tujuannya terdiri dari reklame komersil dan reklame nonkomersil. Ditinjau dari sifatnya, terdiri dari reklame peringatan, reklame permintaan atau ajakan, dan reklame penerangan. Ditinjau dari jenis (media), terdiri dari reklame audio, reklame visual, dan reklame audio visual.

Reklame media visual dibagi dua jenis berdasarkan pemasangannya, yaitu reklame dalam ruang dan reklame luar ruang. Reklame dalam ruang biasanya ditempatkan di dalam gedung yang strategis dan dapat dilihat orang secara jelas. Reklame di luar ruang biasanya ditempatkan di luar gedung yang sering dilalui orang, misalnya pada sisi persimpangan jalan raya yang padat. Unsur  reklame media visual yaitu berupa gambar dan tulisan. Contoh reklame media visual yaitu baliho, billboard, spanduk, poster, brosur, dan katalog.

Tujuan pembuatan reklame, antara lain:

a. menawarkan atau mempromosikan suatu produk atau jasa,

b. menginformasikan sebuah berita maupun produk/jasa.

c. mengajak masyarakat melakukan suatu hal.

Jenis Jenis Reklame berdasarkan sifatnya;

a. Reklame penerangan,

b. reklame peringatan,

c. reklame permintaan atau ajakan.

Perbedaan reklame audio dan reklame audiovisual yaitu Reklame Audio diwujudkan melalui suara misal pada radio, sedangkan reklame audiovisual diwujudkan melalui suara dan gambar misalnya televisi.

Media yang digunakan untuk membuat reklame visual antara lain: poster, spanduk, plakat, etiket, brosur, baliho dan papan nama.

Ciri ciri reklame antara lain:

a. singkat, jelas dan mudah dipahami.

b. kalimat dan gambar menarik.

c. bersifat jujur

d. dilakukan berulang-ulang.

Alat dan bahan membuat poster antara lain: penggaris, pensil dan bolpoin, spidol, cat air/cat minyak, kertas, penghapus dan kuas serta palet.

Langkah-langkah membuat poster antara lain:

a. menentukan tema atau tujuan pembuat poster.

b. menggunakan kalimat singkat dan mudah di paahami,

c. menggunakan gambar yang menarik.


Semoga Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 6 subtema 3 Masayarakat sejahtera negara kuat nfaat bagi Bapak/ibu guru serta adik adik. Jangan lupa untuk memberikan saran dan komentar demi kemajuan website kami. 




Tuesday, January 4, 2022

Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 6 Subtema 2

 


Materi kelas 6 tema 6 ini mencakup beberapa muatan pelajaran, mulai dari mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan juga SBdP. Adik adik bisa membaca dan juga mengunduhnya melalui link yang tersedia di akhir postingan ini. Tak hanya itu kami juga melengkapi soal tema 6 kelas 6 revisi 2018 untuk memantapkan pemahaman adik adik terhadap materi saat ini.

Materi PPKn Tema 6 Kelas 6 Subtema 2

Kemarin kita sudah membahas tentang kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa saja hak-hak warga negara. Ada pun hak hak warga negara Indonesia telah ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pengertian hak sebagai warga negara adalah segala sesuatu yang seharusnya diterima oleh seluruh warga negara secara adil tanpa pilih kasih. Dan berikut ini beberapa hak hak sebagai warga negara yang diatur dalam UUD 1945, di antaranya:
• Hak mendapatkan perlindungan hukum : Pasal 27 ayat (1)
• Hak mendapat pekerjaan dan penghidupan yang layak : Pasal 27 ayar (2)
• Hak yang mengatur keikutsertaan dalam upaya bela negara : Pasal 27 ayat (3)
• Hak memperoleh Kemerdekaan berserikat dan berkumpul serta mengeluarkan pendapat : Pasal 28E ayat (3)
• Hak yang mengatur tentang kemerdekaan memeluk agama dan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing : Pasal 28E ayat (1)
• Hak keikutsertaan dalam usaha pertahanan dan keamanan negara : Pasal 30 ayat (1)
• Hak untuk mendapat atau memperoleh pendidikan : Pasal 31
• Hak untuk mendapatkan kebebasan memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya nasional : Pasal 32 C ayat (1)
• Hak untuk memanfaatkan sumber daya alam : Pasal 33 ayat (3)
• Hak yang mengatur tentang Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara : Pasal 34
• Hak untuk Memperoleh fasilitas pelayanan kesehatan : Pasal 28H ayat (1)

Dari pernyataan di atas bisa rangkum menjadi:
Beberapa hak yang dimiliki oleh setiap orang yang menjadi warga negara Indonesia, antara lain:
a. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
b. Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan.
c. Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum.

Pentingnya melaksanakan hak sebagai warga negara:
a. Mendukung tercapainya tujuan nasional.
b. Mempercepat pembangunan nasional.
c. Mewujudkan pemerintahan yang demokratis.

Pentingnya melaksanakan hak untuk diri sendiri:
a. Dapat mengharumkan nama daerah/tempat tinggal/nama bangsa di kancah nasional karena mendapatkan pendidikan termasuk pelaksanaan hak. Contoh olimpiade sains dan atlet renang.
b. Di sekolah dapat belajar dengan lancar dan nyaman. Contohnya sarapan pada pagi hari membuat memiliki energi dan dapat berkonsentrasi saat mengikuti pembelajaran.

Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 Tema 6 Subtema 2

Pada subtema 2 ini untuk mupel bahasa Indonesia membahas tentang mencari gagasan utama dari sebuah teks nonfiksi. Lantas bagaimana cara mencari gagasan utama pada sebuah teks nonfiksi?

Gagasan utama atau gagasan pokok merupakan ide dasar atau sebuah inti pembahasan yang tertulis di dalam paragraf. Gagasan utama menjadi gagasan dasar dalam pengembangan sebuah paragraf. Dengan kata lain Gagasan utama adalah suatu gagasan (ide) yang sedang dibicarakan atau dibahas dalam sebuah paragraf. Dalam setiap paragraf terdapat gagasan utama, baik tertulis maupun hanya tersirat.

Nama lain dari gagasan utama, antara lain: ide pokok, gagasan pokok dan juga pikiran utama maupun pikiran pokok. Gagasan utama biasa bisa ditemukan berdasarkan kalimat utama. Sedangkan kalimat utama adalah kalimat yang bersifat umum dan mengandung gagasan utama.

Teks nonfiksi adalah sebuah tulisan atau karangan yang dihasilkan dalam bentuk cerita nyata. Bisa dikatakan bahwa teks nonfiksi terkandung hal hal yang bersifat nyata, realita dan bisa dibuktikan kebenarnya serta bersifat informatif.

Kata kunci sebuah paragraf dapat berupa kata atau ungkapan yang informasi penting pada sebuah paragraf.
Beberapa cara untuk menemukan gagasan utama, antara lain:
a. membaca bacaan dengan cermat
b. menemukan kalimat utama
c. menentukan unsur inti kalimat utama

Dan berikut ini beberapa contoh menentukan gagasan utama dari kalimat utama.

Contoh 1 :
Kalimat utama: Hak adalah sesuatu yang harus kita dapatkan.
Gagasan utama: Pengertian hak.

Contoh 2:
Kalimat utama: Hak kita sebagai warga negara yaitu mendapatkan sesuatu yang sama dari negara tanpa mebeda-bedakannya dengan warga negara lainnya.
Gagasan utama: Hak yang sama sebagai warga negara.

Contoh 3:
Kalimat utama: Jadi semua masyarakat Indonesia berhak untuk menerima pendidikan yang layak.
Gagasan utama: Hak warga negara dalam hal pendidikan.

Contoh 4:
Kalimat utama: Oleh karena itu tidak ada larangan tertentu bagi kita untuk memeluk agama atau kepercayaan yang ada di Indonesia.
Gagasan utama: Kebebasan dalam memeluk agama.

Contoh 5:
Kalimat utama: Dalam bidang sosial, setiap warga negara Indonesia berhak atas pekerjaaan dan penghidupan yang layak.
Gagasan utama: Hak dalam pekerjaan dan penghidupan yang layak.

Contoh 6:
Kalimat utama: Dalam bidang keamanan dan hukum, setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan keamanan dari negara.
Gagasan utama; Hak dalam perlindungan keamanan.

Materi IPA

Setelah kemarin kita membahas tentang ciri ciri pubertas pada laki laki dan perempuan. Pada postingan kali ini kita akan mencari perbedaan pertumbuhan pada masa kanak kanak dan masa pubertas. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut ini.



Perubahan fisik selama masa pubertas kemungkinan akan mempengaruhi kegiatanmu sehari-hari. Berikut beberapa cara menyikapi masa pubertas yang akan kamu alami.

1. Menjaga kebersihan tubuh.
Dalam masa pubertas, aktivitas kelenjar minyak dan kelenjar keringat meningkat. Akibatnya, wajah mudah berjerawat dan tubuh berbau kurang sedap. Maka cara mengatasinya, dengan mandi minimal dua kali sehari dan kenakan pakaian yang mudah menyerap keringat. Apabila keringatmu berlebih, bersihkan tubuhmu dan gantilah pakaianmu

2. Menjaga kesehatan dengan memilih makanan sehat dan berolahraga.
Makanan diperlukan untuk pertumbuhan badan. Pilihlah makanan yang berasal dari bahan-bahan segar dan diolah dengan cara yang sehat, misalnya tanpa pengawet, pemanis buatan, atau penyedap rasa. Serta Perbanyak pula minum air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar berupa keringat.

3. Berhati hati dalam bergaul dengan lawan jenis.
Pada masa puber, organ reproduksi telah aktif. Oleh karena itu, sebaiknya kamu bergaul dengan lawan jenis dalam batas yang wajar. Hindari berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan.

4. Dalam memilih bacaan dan tontonan sesuai umur
Saat ini akses untuk bacaan dan tontonan dengan mudah dapat kita peroleh. Namun, pilihlah bacaan dan tontonan yang baik, menambah wawasan, dan sesuai umurmu. Hindari membaca bacaan dan menonton tontonan dewasa.

5. Rajin beribadah sesuai agama masing-masing.
Dengan rajin beribadah, kita mendekatkan diri kepada Tuhan. Kita akan mematuhi aturan-aturan agama untuk berperilaku dan berbuat sesuai tuntunan agama.

Materi IPS Kelas 6 Tema 6

Untuk materi IPS tema 6 kelas 6 membahas tentang upaya dalam mempertahankan kemerdekaan RI.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, di antaranya:

  • sikap cinta tanah air,
  • selalu menumbuhkan sikap persatuan dan kesatuan
  • rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
  • bermain tanpa membeda bedakan suku
  • lebih suka membeli produk dalam negeri
  • mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • melestarikan budaya bangsa.

Adapun beberapa usaha yang termasuk melestarikan budaya nenek moyang, yaitu belajar membuat batik, membuat kain tenun, mempelajari budaya daerah misalkan tarian maupun kesenian lainnya.

Ada banyak cara yang bisa diupayakan sebagai generasi muda dalam mengisi kemerdekaan Indonesia, yaitu:

  • Disiplin dan khidmat saat mengikuti upacara bendera.
  • berani dan percaya diri menjadi petugas upacara bendera.
  • mematuhi tata tertib yang berlaku di sekolah maupun kelas.
  • rajin belajar di rumah maupun sekolah.
  • Aktif dalam kegiatan pramuka, OSIS maupun Paskibra.
  • Berusaha menjaga nama baik sekolah.
  • Berusaha mengatur waktu sebaik mungkin
  • aktif dalam setiap kegiatan yang baik di masyarakat.
  • patuh pada perintah dan nasihat dari orang tua dan guru.
  • berusaha melaksanakan perintah yang diberikan orang tua maupun guru.
  • saling menghormati dan membantu teman atau orang yang membutuhkan
  • tidak suka mengejek serta membeda bedakan dalam pergaulan

Beberapa kegiatan sosial yang dan pelayanan masyarakat, antara lain:

  • donor darah
  • memberikan bantuan kepada korban bencana
  • memberikan penyuluhan kesehatan.

Materi SBdP Kelas 6

Pada materi SbdP ini membahas tentang seni tari.

Berdasarkan jumlah penarinya, tarian dibedakan menjadi 3 macam yaitu:

  • Tari tunggal, tarian yang jumlah penarinya hanya 1 penari.
  • Tari berpasangan, tarian yang jumlah penarinya 2 orang/ppenari atau genap.
  • Tari masal, tarian yang ditarikan oleh banyak penari.

Tari kreasi tunggal ini diperankan atau dipertunjukan oleh satu orang saja. Bisa dikatakan bahwa tari kreasi tunggal adalah tarian yang dipertunjukkan oleh satu orang saja, dan biasanya hanya ditampilkan oleh penari yang benar-benar sudah profesional untuk mementaskannya. Dan berikut ini beberapa tari kreasi tunggal beserta daerahnya:

1. Tari Gambyong

Tari Gambyong adalah tarian khas yang berasal dari daerah Surakarta, Jawa Tengah. Tari Gambyong diciptakan oleh S. Maridi. Awalnya tari Gambyong hanya ditarikan oleh seorang penari saja, namun seiring perkembangan zaman, tari gambyong mulai ditarikan secara kelompok.

Tari Gambyong biasanya ditarikan untuk menyambut tamu kehormatan. Beberapa properti yang digunakan pada Tari Gambyong antara lain: Jarik, Mekak, Sabuk, Gelang, dan Kalung.

2. Tari Jaipong

Tari Jaipong adalah salah satu tari kreasi tunggal yang berasal dari daerah Parahiyangan, Jawa Barat. Tari Jaipong ditarikan oleh seorang wanita dengan mengenakan kebaya, sehingga terkesan lembut dan feminim. Beberapa properti tari Jaipong antara lain; sinjang (celana panjang), apok (baju atasan) dan sampur (selendang).

3. Tari Gambir Anom

Tari Gambir Anom adalah salah satu tarian dari Jawa Tengah sejak zaman Mataram Lama. Tari Gambir Anom menceritakan tentang anak Arjuna yang sedang dirundung asmara. Properti tari Gambir Anom antara lain: busana pewayangan ditambah sampur atau selendang.

4. Tari Legong

Tari Legong merupakan tarian kreasi tunggal yang bersal dari daerah Bali. Tari Legong biasanya ditarikan oleh perempuan. Busana yang dipakai pada tarian Legong yaitu baju khas daerah Bali dengan warna kuning keemasan dan hiasan di bagian kepala, seperti batara dewi di Bali.

5. Tari Klasik Gatotkaca

Tari klasik Gatotkaca, menceritakan kisah tentang tokoh Gatotkaca yang bisa terban dan sakti mandra guna. Tari ini berasal dari daerah Jawa Tengah. Properti tari Gatotkaca antara lain: selendang, sayap, tutup kepala dan lain lain.

6. Tari Pendet

Tari Pendet adalah salah satu tarian selamat datang yang paling tua dari daerah Pulau Bali. Pertunjukan tari Pendet dimainkan oleh penari wanita yang masing masing membawa mangkok yang berisikan bunga. Penggagas tari Pendet yaitu 2 seniman yang bernama I wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng. Para ahli seni pertunjukan Bali menyetujui kelahiran dari tari Pendet pada tahun 1950.

Pada pertunjukan tari daerah Bali sering menggunakan properti tari yang berupa perhiasan telinga yang dinamakan subeng. Beberapa gamelan yang digunakan untuk mengiringi tari Pendet antara lain: kenyur, gangsa, tangguh dan kendang.

Orang yang menciptakan tata gerak tari disebut koreografer.

Demikian pembahasan kita untuk kali ini tentang materi kelas 6 tema 6 subtema 2 Membangun Masyarakat Sejahtera. Mudah mudahan materi dan soal tematik yang kami bagikan bisa menambah pemahaman adik adik akan materi tema 6 kelas 6 sd tersebut. Terima kasih